kpu-padanglawasutarakab.go.id-KPU Kabupaten Padang Lawas Utara melaksanakan rapat evaluasi pendistribusian logistik Pemilu Tahun 2019Senin (29/3/2021)  di ruang aula sekretariat KPU Kab. Padang Lawas Utara. Rapat evaluasi ini menghasilkan Daftar Inventaris Masalah (DIM) dan rekomendasi permasalahan dalam pendistribusian logistik Pemilu.

            Menurut anggota KPU Kab. Paluta Divisi Teknis Penyelenggara Herisal Lubis, salah satu kendala  dalam pendistribusian logistik Pemilu adalah tidak tepat waktu, jenis dan jumlah logistik Pemilu yang diterima oleh KPU Kabupaten/Kota. Senada dengan hal tersebut Muhammad Nafsir Rambe selaku Anggota KPU Kab. Paluta DivisiSosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi masayarakatjuga menyatakan tidak tersedianya gudang yang representatif untuk menampung logistik Pemilu menjadi kendala yang sangat berpengaruh. Sebagaimana gudang logistik KPU Kab. Paluta adalah bangunan ruko dua lantai sehingga pihak bongkar muat meminta tambahan upah dalam proses penurunan logistik Pemilu dari truk untuk disusun di gudang.

            Di tempat yang sama Plt. Kasubag Umum KPU Kab. Paluta, Makmur Matua Siregar juga menyatakan bahwa kendala yang dihadapi adalah jumlah permintaan dana atau upah oleh pihak bongkar muat tidak bisa disanggupi oleh pihak transportasi sehingga pihak sekretariat KPU Kab. Paluta membayar tambahan permintaan dana tersebut walaupun hal ini tidak terdapat dalam anggaran. Proses negosiasi ini berakibat kepada keterlambatan penurunan logistik Pemilu dari truk ke gudang logistik.

            Rapat evaluasi ini adalah salah satu kegiatan yang terdapat program perjanjian kinerja Sekretariat KPU Kab. Padang Lawas Utara Tahun Anggaran 2021 dengan leading sektornya Sub Bagian KUL (Keuangan, Umum dan Logistik). Rapat ini diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kab. Paluta, Plt. Sekretaris, seluruh Kasubag dan juga para staff yang terlibat dalam pendistribusian logistik Pemilu Tahun 2019 lalu.(GS)