Gunungtua, kpu-padanglawasutarakab.go.id -Dalam rangka melaksanakan UU Nomor 1 Tahun 2015 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati/Wakil Bupati dan Pemilihan Walikota/Wakil Walikota, yang mana sesuai ketentuan dari UU tersebut berdasarkan Akhir Masa Jabatan (AMJ) Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara pada tahun 2018, Senin, 25 April 2016 KPU Kabupaten Padang Lawas Utara melaksanakan audiensi dengan Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara terkait pengusulan Rencana Kebutuhan Biaya Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara yang akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2018.

 

 

 

Gunungtua, kpu-padanglawasutarakab.go.id - Dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran KPU RI Nomor: 176/KPU/IV/2016 tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan di Kabupaten Padang Lawas Utara, Senin, 25 April 2016 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas Utara melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Lawas Utara.

Salam Keterbukaan Informasi !!!

Berikut beberapa pertanyaan dan jawaban tentang e-PPID serta hal-hal terkait pengelolaan dan pelayanan informasi di KPU Kabupaten Padang Lawas Utara

Gunungtua, kpu-padanglawasutarakab.go.id - KPU Kabupaten Padang Lawas Utara pada hari Rabu, 20 April 2016 melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara, H. Tongku Palit Hasibuan, SE,AK, M.Si  terkait Pengajuan Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara pada Bulan Juni Tahun 2018 sebagaimana di amanatkan dalam UU No. 1 tahun 2015 Jo. UU Nomor 8 tahun 2015.

Gunungtua, kpu-padanglawasutarakab.go.id - Perilaku pemilih pada Pemilihan Umum Legislatif 2014 di Kabupaten Padang Lawas Utara menunjukkan hasil yang cukup positif. Hal ini terlihat dari tingkat kesadaran masyarakat yang menggunakan hak pilih nya pada pemilihan umum Legislatif 2014 yakni sekitar 71.68%. Kesadaran untuk menggunakan hak pilih karena kemauan sendiri mengindikasikan kedewasaan politik yang tinggi. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa minat masyarakat untuk mengikuti pemilu masih tergolong kecil yaitu sebesar 45.10%.