Senin, 19 Januari 2019 Aula Hotel Mitra Indah Gunungtua telah dilaksanakan Pengukuhan dan Pembekalan Relawan Demokrasi di Kabupaten Padang Lawas Utara. Yang berjumlah sebanyak 55 Orang yang tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Padang Lawas Utara yang terdiri dari 11 Basis Pemilih yaitu, Basis Keluarga, Keagamaan, Pemilih PemulaPemilih Muda, Pemilih Penyandang Disabilitas, Berkebutuhan Khusus,  Perempuan, Kaum Marginal,  KomunitasNetizen dan Relawan Demokrasi. 

Relawan Demokrasi adalah gerakan sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam menggunakan hak pilih. Program ini melibatkan peran serta masyarakat yang seluas-luasnya dimana mereka ditempatkan sebagai pelopor (pioneer) demokrasi bagi komunitasnya. Relawan Demokrasi menjadi mitra KPU dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih. Bentuk peran serta masyarakat ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran tinggi serta tanggung jawab penuh masyarakat untuk menggunakan haknya dalam pemilu secara optimal.

 kpu-padanglawasutarakab.go.id-Kamis, 17 Januari 2019 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas Utara mengadakan Rapat Koordinasi dengan PPK dan Sekretaris PPK Se-Kabupaten Padang Lawas Utara di Aula Hotel Mitra Indah Gunungtua, Adapun Pembahasan Rakor adalah tentang Daftar Pemilih Pindahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

kpu-padanglawasutarakab.go.id- Dalam     melindungi  hak  pilih semua  warga  negara  Indonesia dimana saja  berada, Komisi Pemilihan  Umum  (KPU)  Kabupaten  Padang  Lawas  Utara  berkoordinasi  dengan   Kadisdukcapil Kabupaten Padang Lawas Utara dan Rutan Cabang Gunungtua,   Koordinasi  ini bertujuan  memfasilitasi   warga  binaan  yang berada  Rutan  Gunung Tua  untuk melakukan perekaman  KTP-El, sebagai  syarat memilih pada  hari  pemungutuan  suara  tanggal  17  April  2019  nanti.  Perekaman  KTP   elektronik dilakukan  pada   Hari  Kamis  tanggal  17 Januari 2019   di  Rutan  Gunung Tua.   Kegiatan  ini  juga   dihadiri  oleh  Bawaslu Kabupaten  Padang   Lawas  Utara. 

 

kpu-padanglawasutarakab.go.id- Setelah  memasuki  tahapan Pengumuman Daftar Pemilu  Tetap   Hasil  Perbaikan Tahap Dua (DPTHP-2), Pengurus  KPU Padang  Lawas  Utara yang baru  melakukan  monitoring   ke  kecamatan dan desa. Monitoring  bertujuan  untuk  mengecek  kesesuaian  penempelan pengumuman  DPTHP-2  di  tingkat  desa.  Kegiatan  ini juga  mengumpulkan   informasi  dan permasalahan terkait  data  pemilih  di tingkat desa.Selain silaturahmi pengurus  baru, para komisioner  juga  ingin   meninjau kesiapan  penyelenggara  pemilu  di  tingkat  PPK dan PPS.  Kegiatan  ini dilakukan  di 12  Kecamatan  di  Padang  Lawas  Utara  yaitu Batang Onang,  Hulu  Sihapas,   Padang  Bolak,  Portibi,  Simangambat,  Ujung  Batu, dan  Dolok.  Pelaksanaan acara  ini  dilakukan   selama  dua   hari.   Pada  hari  pertama,  Selasa  tanggal  8  Januari  2019, monitoring  dilakukan  di  Kecamatan  Batang Onang,  Hulu  Sihapas,   Padang  Bolak,  Portibi,  Simangambat ,  Ujung  Batu, dan  Dolok. Ongku Syah  Harahap monitoring   Desa Sosopan  di  Kecamatan  Padang Bolak. Muhammad  Nafsir Rambe monitoring  Desa  Janji Matogu  di Kecamatan  Dolok Yusran  Harahap  monitoring di Desa Batu Gana  Kecamatan  Padang Bolak  Julu Sedangkan  hari  ke dua, Rabu, 9 Januari 2019  dilakukan di Kecamatan  Halongonan, Halongonan  Timur,  Padang Bolak Julu,  Padang Bolak   Tenggara dan   Dolok  Sigompulon. pak  herisal  lubis di Desa Gonting Bange dan Ibu Lidiyawati Harahap monitoring  Desa  Mompang  di Kecamatan  Halongonan  Timur. 

 

 

              Senin, 31 Desember 2018 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas Utara Meresmikan RUMAH PINTAR PEMILU.......

 Rumah Pintar Pemilu adalah sebuah konsep pendidikan pemilih yang dilakukan melalui pemanfaatan ruang dari suatu bangunan atau bangunan khusus untuk melakukan seluruh program-aktifitas project edukasi masyarakat

Berbagai sarana untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan inspirasi masyarakat tentang pentingnya pemilu dan demokrasi disediakan di rumah pintar pemilu. Untuk menjalankan fungsi itu berbagai hal tentang pemilu dan demokrasi dapat disampaikan melalui penayangan audio visual, ruang pamer, ruang simulasi dan ruang diskusi.

Materi edukasi yang disajikan dalam rumah pintar pemilu harus memuat sarana untuk memperkenalkan, memahamkan, menanamkan kesadaran dan menginspirasi masyarakat terhadap pentingnya nilai nilai demokrasi. Sarana itu dapat berupa sejarah, proses kepemiluan, dan simulasi proses pemilihan. Rumah demokrasi juga harus dapat menjadi wadah bagi komunitas pegiat pemilu dalam melahirkan gagasan pembaruan dan perbaikan proses politik dan demokrasi.